kegiatan ANBK
kondisi air menuju tempat pelaksanaan ANBK

sintang, 24/11/2021 – Asesmen Nasional adalah program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah. Mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar murid yang mendasar (literasi, numerasi, dan karakter) serta kualitas proses belajar-mengajar dan iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran. Informasi-informasi tersebut diperoleh dari tiga instrumen utama, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar.

Asesmen Nasional perlu dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Asesmen ini dirancang untuk menghasilkan informasi akurat untuk memperbaiki kualitas belajar-mengajar, yang pada gilirannya akan meningkatkan hasil belajar murid. Asesmen Nasional menghasilkan informasi untuk memantau (a) perkembangan mutu dari waktu ke waktu, dan (b) kesenjangan antar bagian di dalam sistem pendidikan (misalnya kesenjangan antarkelompok sosial ekonomi dalam satuan pendidikan, kesenjangan antara satuan Pendidikan negeri dan swasta di suatu wilayah, kesenjangan antardaerah, atau pun kesenjangan antarkelompok berdasarkan atribut tertentu).

Asesmen Nasional bertujuan untuk menunjukkan apa yang seharusnya menjadi tujuan utama satuan pendidikan, yakni pengembangan kompetensi dan karakter murid. Asesmen Nasional juga memberi gambaran tentang karakteristik esensial sebuah satuan pendidikan yang efektif untuk mencapai tujuan utama tersebut. Hal ini diharapkan dapat mendorong satuan pendidikan dan Dinas Pendidikan untuk memfokuskan sumber daya pada perbaikan mutu pembelajaran.

Mengingat bahwa melaksanakan ANBK adalah sebuah keharusan jadi MIM Labschool tetap melaksanakan ANBK walaupun pada saat itu keadaan kota sintang yang sangat tidak memungkin yaitu dilanda musibah banjir. Tapi ini bukan bumerang bagi MIM Labschool untuk melaksanakan ANBK walaupun rata rata murid MIM Labschool dalam keadaan terdampak banjir. Demi melaksanakan ANBK tidak sedikit dari siswa yang harus menerobos banjir untuk bisa sampai ke tempat pelaksanaan ANBK. Begitu juga dengan guru di MIM Labschool semangat guru guru untuk mendampingi murid untuk melaksanakan ANBK tidak diragukan lagi, walaupun keadaan sintang degan debit air yang tinggi mereka rela harus naik sampan untuk sampai ke tempat palaksanaan ANBK.

ANBK dilaksanakan dirumah kepala madrasah karena gedung sekolah MIM Labschool terendam banjir. ANBK dilaksanakan selama 2 hari yaitu tanggal 24 – 25 november 2021, pada hari pertama yaitu pelaksanaa literasi, dan pada hari kedua pelaksanaan literasi.

” kita saat ini memang sedang diuji dengan rahmat yang berlimpah yaitu banjir, Dan kita semua terdampak banjir murid, guru, dan sekolah. Tapi walaupun begitu tidak mengurangi semangat kami, banyak murid yang harus naik sampan dan menerobos banjir untuk bisa sampai ke tempat pelaksanaan, begitu juga kami guru juga harus naik sampan untuk bisa sampai ketempat pelaksanaan ANBK tapi kami tetap semangat dan senang ANBK ini bisa dihadiri semua siswa walaupun dalam keadaan mereka yang sedang mengungsi” ujar waka kurikulum.

Leave a Comment