( 30/08/2021) Sintang, mimlabschoolstg.sch.id -Kompetisi Sains Madrasah (KSM) adalah sebuah ajang berkompetisi dalam bidang sains yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kompetisi Sains Madrasah pada awalnya hanya diperuntukkan bagi siswa madrasah (ibtidaiyah, tsanawiyah dan aliyah) saja, tetapi sejak tahun 2016 KSM dapat diikuti pula oleh siswa yang berasal dari SD, SMP maupun SMA yang berada dibawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Min labschool mengirimkan 2 siswa terbaik untuk ikut KSM dengan harapan bisa bersaing dengan sekolah sekolah yang sudah lebih senior dibandingkan mim Labschool. Dua siswa itu ada zia dan Naufal. Zilzia reiysa Anjani Fallo bidang studi IPA dan Naufal muazam Marpaung bidang matematika.

Setelah pengumuman hasil lomba rasa haru dan bahagia pun menyelimuti sekolah mim Labschool karena 2 utusan sebagai siswa dan siswi terbaik dari Mim Labschool mendapatkan juara 1 pada ajang KSM di bidang IPA dan matematika.

Padahal persiapan mengikuti KSM belum terlalu matang anak-anak hanya belajar virtual dan tatap muka secara terbatas. Pembelajaran virtual dan tatap muka dilakukan oleh guru matematika dan guru IPA sebagai salah satu ikhtiar untuk mempersiapkan KSM.

setelah mendengar hasil dan ternyata kedua siswa dan siswi mim Labschool Sintang mendapatkan penghargaan juara 1 di ajang KSM bidang matematika dan IPA. Kepala madrasah sangat terharu mendengar kabar ini.

“Saya sangat terharu karena Alhamdulillah kedua siswa dan siswi yang kami kirimkan untuk mengikuti ajang KSM mendapatkan juara 1 dan insya Allah akan dikirimkan ke tingkat provinsi ini adalah suatu berkah yang sangat luar biasa bagi kami dan juga siswa dan siswi kami. Pada tahun 2021 ini kami mendapatkan penghargaan secara berturut-turut pertama siswi kami dikirim ke provinsi juga dalam lomba bercerita dalam rangka perayaan 17 Agustus yang kedua siswa dan siswi kami yang mengikuti lomba KSM mendapatkan juara 1 dua-duanya di bidang matematika dan IPA tak henti-hentinya kami mengucapkan rasa syukur kepada Allah subhanahu wa ta’ala” ujar kepala madrasah.

“Saya sendiri sebagai salah satu guru pendamping mereka dalam mempersiapkan lomba KSM ini benar-benar terharu sampai saya meneteskan air mata, karena saya tidak pernah menyangka kalau anak-anak bisa mendapatkan juara 1 dan akan dikirim ke tingkat provinsi, saya sudah mendengar dari anak-anak bawa soalnya sangat susah katanya, dan dia sudah pesimis bahwa dia enggak akan dapat juara” ujar salah satu guru pendamping.

Bagi mim Labschool Sintang hasil yang didapatkan pada tahun 2021 ini dengan berturut-turut mendapatkan juara dalam ajang bergengsi adalah bayaran dari kegigihan belajar anak-anak dan juga kegigihan guru dalam mendidik anak-anak.

Leave a Comment