MiM Labschool Sintang – Pandemi Covic-19 masih membuat siswa harus belajar dari rumah di semester genap ini. Agar kegiatan belajar dari rumah tetap berkualitas , guru dituntut bisa menerapkan pembelajaran dalam jaringan (Daring) dengan menggabungkan beberapa model pembelajaran.

Dalam menyampaikan pesan atau informasi, khususnya dalam proses pembelajaran Daring diperlukan adanya media dan alat bantu pembelajaran yang efektif demi tercapainya tujuan pembelajaran. Dalam pendidikan, media berfungsi sebagai sarana fisik penyampaian materi, dan pembawa pesan.
Oleh karena media online yang dapat digunakan sangat beragam, maka pendidik perlu menguasai media pembelajaran online dalam kegiatan pembelajarannya.

Untuk meningkatkan kemampuan Guru dalam membuat dan menyajikan bahan ajar , Kepala MI Ma’arif Labschool Sintang mengadakan pelatihan dan sekaligus menjadi pemateri pembuatan media pembelajaran online yang diikuti semua guru/Ustaz dan ustazah MIM Labschool Sintang, Mahasiswa STAIMA Sintang, dan guru-guru madra sebanyak ± 50 peserta. Pelatihan ini dilaksanakan pada hari Senin, 4 Januari 2020 dari pukul 09.00 – 11.00 wib.

Pelatihan bertujuan membekali guru untuk menyiapkan pembelajaran yang lebih baik di awal semester genap ini dengan cara membuat media pembelajaran yang mudah diakses siswa, yaitu dengan menggunakan Google Sites. Google Sites merupakan suatu tool yang digunakan untuk menciptakan custom website. Mirip dengan wiki, pengguna dapat mengembangkan situs dalam membuat website dan isinya. Kemudian dapat memilih kepada siapa saja situs tersebut dibagikan. Sites juga dapat memuat gambar dan video bahkan dapat ditambahkan soal tes/evaluasi online. Dengan demikian, unsur-unsur atau kegiatan-kegaiatan pembelajaran dapat tercover dalam satu sites.

Kegiatan tersebut berjalan lancar dan para peserta pelatihan mengikuti dengan antusias.

“Harapannya, setelah kegiatan pelatihan ini, para guru mampu menyediakan dan membuat media pembelajaran online yang mudah diakses, tidak membebani android siswa, memuat gambar dan video, sehingga pembelajaran menjadi lebih baik dan efektif,” ujar Muhammad Muhajir.

Semoga bermanfaat dan sukses untuk pendidikan Indonesia.

Leave a Comment